Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
Viral Pengalaman Pertama di Entot Anal dan Jadi Waria 3
Topoin.com - Setelah kukunci pintu, aku pun mandi dan keramas dengan peralatan mandi yang kubawa sendiri. Setelah selesai aku menyisir dan mengeblow rambutku dengan hair dryer yang kubawa. Ku semprotkan lagi parfum Issei-ku. Dan kukenakan lagi make up yang barusan kuhapus sebelum mandi. Make up malam ini sengaja kubuat agak tebal biar dalam suasana remang pun aku masih terlihat cantik. Baru kemudian kupakai celana dalam model g-string warna hitam dan BH dengan warna yang sama. Di bagian luar kukenakan lingerie dari sutra warna putih yang menerawang. Hmm, seksi juga kulihat diriku sendiri di kaca. Aku memutar badanku untuk memantas apakah semuanya sudah rapi. Kemudian kukenakan piyama mandi dari hotel. Pelan-pelan kubuka pintu kamar mandi dan berjalan ke ruang tidur.
Di tempat tidur sudah kulihat Arman tengah duduk menanti diriku sambil mengenggam gelas berisi wine.
“Hai, cowok.. Aku sudah wangi nih..” kataku menggoda.
“Terus kalau wangi minta diapain..” Balas Arman sambil menawarkan gelas wine padaku. Kuterima gelas winenya dan segera duduk manja di pangkuan Arman. Dibukanya pijama mandi hotelku dan Arman mulai menciumi bahuku. Kuteguk sedikit wine dan langsung kucium mulut Arman. Lidahku langsung menyelinap masuk ke dalam mulutnya dan mengajaknya bergelut. Tangan Arman segera meraba selangkanganku dan memegang bagian belakang leherku. Tanganku yang satunya meremas-remas rambut Arman. Hangatnya wine segera terasa mengalir di tubuhku seiring rangsangan Arman pada selangkanganku.
Kubuka kancing kemeja Arman satu persatu dan bibirku kuarahkan ke lehernya. Kujilati semua bagian lehernya, turun ke ketiaknya, dan semua bagian dadanya. Pada bagian putingnya kugigit-gigit kecil. Sambil tanganku membalas rabaannya di bagian penis Arman. Tiba-tiba Arman memutar tubuhku dan posisinya sekarang ada di belakangku sehingga dia bebas meraba semua bagian tubuhku. Sambil mencium leherku tangannya masuk ke dalam celana dalamku. Dan mulai memegang penisku yang sudah mulai menegang sejak tadi. Dan tangan satunya meraba dan memainkan puting susuku.
“Ehhff.. Man aku sudah nggak sabar nih..” desahku sambil mataku merem melek. Dia tak menjawab. Dibaringkannya tubuhku di ranjang dan diambilnya syal sutra yang tadi kubawa. Aku bingung mau apa dia dengan syalku itu. Ternyata dia mengikat kedua tanganku ke bagian kepala ranjang. Sehingga kedua tanganku tak bisa kugerakkan dan aku terbujur pasrah pada apa yang akan dilakukan Arman. Dalam posisi demikian aku malah bertambah horny saja.
Terkait
“Sayang.. aku mau diapain..” tanyaku.
“Sudah kamu diem aja.. nanti juga tahu sendiri..” jawab Arman. Kemudian Arman menyibakkan rambutku ke satu sisi dan mulai mencumbu leherku. Sensasi yang luar biasa akku merasakan diriku diikat dan Membayangkan diriku akan diperkosa oleh seorang pria gagah seperti Arman. Sambil terus mencumbuku dia membuka lingerieku perlahan dan kini aku cuman memakai BH dan celana dalam saja. Dituangkannya sisa wine yang tak kuhabiskan di sekujur tubuhku.
“Arman.. Nakal banget sih..,” teriakku manja. Dia tak menjawab dan mulai menjilatku dari leher sampai ujung jari-jari kakiku. Nikmat sekali rasanya seakan semua pori-pori kulitku terangsang dengan hebatnya. Tubuhku tak bisa diam dan terus melenggak-lenggok menahan geli luar biasa yang sedang kurasakan. Lanjut baca!

Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Leave A Comment...